Pasar Lama Tangerang Wisata Kuliner Citarasa Nusantara

Saya sudah delapan tahun tinggal di Karawaci Tangerang baru kemarin siang saya menyempatkan diri berwisata kuliner ke sana. Saya sudah lama mendengar cerita soal kuliner Nusantara di Pasar Lama Tangerang ini tapi selalu saja tertunda ke sana karena ketiadaan waktu. Kebetulan jarak dari tempat tinggal saya lumayan jauh, harus beberapa kali naik angkot, hehehe. Seorang sahabat saya yang tinggal di Pluit bahkan menyempatkan diri datang berwisata kuliner ke lokasi ini, sekaligus mengambil beberapa gambar yang memang benar benar klasik dan tradisional.

Konon Pasar Lama Tangerang ini adalah salah satu daerah Pecinan di salah satu sudut kota tua Tangerang. Tak heran memang saat saya berkunjung ke sana ada sekelompok pemain barongsai kebetulan lewat. Apakah memang karena kebetulan Imlek baru saja berlalu dan suasana masih Cap Go Meh, ataukah memang pekerjaan mereka sehari hari bermain barongsai, entahlah! Saya sedang tidak meliput sisi budaya Tionghonya, mungkin lain waktu saya akan kesana khusus untuk itu.

jajanan pasar

Saat ini saya ingin bercerita soale citarasa kuliner di Pasar Lama yang banyak ragamnya. Kuliner pasar tradisonal tentunya dengan harga murah terjangkau. Di Pasar Lama ini sangat terkenal kuliner jajanan pasar yang kalau makannya juga dipinggir jalan dengan modal kursi plastik saja. Tapi soal rasa kata pak Bondan maknyussss…dan beliau memang pernah berkunjung ke sana, konon ceritanya begitu yang saya dengar. Salah satu kuliner yang sempat saya nikmati adalah nasi ayam bakar di suir suir..hmmm aroma daun pembungkus yang terbakar merangsang nafsu untuk segera melahap habis isi bungkusan tersebut. Sesudahnya di tutup dengan desert es podeng yang membuat lidah tetap menjilat jilat sendok untuk mendapatkan sisa tetes es podeng sampai yang terakhir…hmmm sslruuppp gleqk …

Jajanan Pasar Lama

Kuliner yang ada di sana antara lain nasi bakar, pempek, toge goreng, ketoprak, bakso, bubur ayam, otak otak,bakso, martabak, asinan, juhi, laksa, es podeng bahkan gulali. Banyak sekali, saya tak terlalu hapal nama namanya. Kenikmatan kuliner di Pasar Lama ini sudah terkenal dari mulut ke mulut sebab yang namanya jajanan pasar pastilah tanpa iklan yang mempromosikan enaknya makanan. Iklan mulut ke mulut jauh lebih efektif dan terbukti sangat menggoda untuk datang segera ke Pasar Lama. Taruhlah saya juga sedang mempromosikan Pasar Lama ini sebagai salah satu lokasi yang wajib dikunjungi untuk berwisata kuliner jika kebetulan Anda datang dimari Dijamin Anda tidak menyesal..suerrrr!
Anggaplah ini salah satu ajakan untuk ikut melestarikan kuliner tradisional Nusantara dari serbuan makanan luar seperti fastfood yang junkfood. Kalau bukan kita yang mempopulerkan makanan tradisional Nusantara siapa lagi? Lihat saja para pewaralaba yang menggurita membuka outlet outlet mereka bahkan sampai ke kota kota kecil di daerah. Saya termasuk salah satu penggemar kuliner Nusantara dibandingkan fasfood manapun. Selain memang harganya yang tak menguras kantong, kuliner Nusantara sangat cocok di lidah saya.

Yuk lestarikan kuliner citarasa Nusantara, berkunjunglah ke Pasar Lama Tangerang…ajak ajak saya ya…hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s