Menulis dan Menerbitkan Buku Tak Lagi Sebatas Angan

Perjalanan saya di dunia tulis menulis sangat cepat sekali perkembangannya. Tak terasa setahun saya sudah bergabung di antara orang orang yang suka menulis. Baik itu penulis pemula seperti saya maupun yang sudah kampiun sekelas Prof Ersis Warmansyah Abbas. Saya tergabung dengan mereka di dalam satu Group Proyek Nulis Buku Bareng (PNBB) dan Group Persahabatan Menulis (GPM). Group ini banyak dihuni oleh para motivator menulis dan penulis buku. Orang orang yang siap membantu saya dalam hal tulis menulis. Saya banyak belajar dan didorong di sini. Bahkan saat saya jenuh, saya selalu mendapat dukungan dan semangat untuk bangkit menulis lagi.

Bermula dari hanya sekedar corat coret dinding fesbuk sampai saya di dorong menulis di notes oleh sahabat saya. Kini naskah saya sudah dicetak di beberapa buku Antologi baik yang sudah terbit maupun yang akan terbit. Sungguh satu perjalanan yang saya tak pernah pikirkan dan bayangkan. Mengalir begitu saja rangkaian aksara demi aksara berkait, tertoreh menjadi satu catatan kemudian menjadi lembaran buku yang siap di baca siapa saja. Saya patut mensyukuri bakat yang ada pada saya bisa bermanfaat bagi orang lain.

Bagi saya, dulu menulis itu hanya untuk kalangan elite tertentu saja. Sekarang tidak! Menulis itu buat kalangan siapa saja yang mau melakukan. Bahkan sekarang tak hanya menulis, menerbitkan buku sendiripun sudah bisa oleh siapa saja asal mau melakukan. Saya juga sedang ditantang untuk itu. Menerbitkan buku sendiri dan tidak menjadi “ratu berkilah” hehehehehe…(saya masih banyak alasan soale…).Meskipun menerbitkan buku bukan perkara gampang apalagi sampai menjualnya, yang penting kan kemauannya dulu. Pasti ada jalannya!

Tak ada teori khusus yang saya pelajari maupun sekolah khusus menulis yang saya ikuti. Saya hanya membaca Ersis Writing Theory dan saya melakukan, itu saja! Saya menulis, mencatat dengan mempraktekkan Human Traffic Monitoring alias lihat lihat orang yang lewat , apa yang mereka lakukan, kadang saya membaca status koment di fesbuk untuk mencari inspirasi kemudian saya tuangkan dalam tulisan. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengembangkan thema tulisan, asal dilakukan!

Kegerakan Indonesia menulis juga sudah digulirkan oleh pemilik group GPM dengan membuka cabang cabangnya di dunia nyata. Beberapa buku juga sudah terbit. Indonesia menulis tak bisa lagi dibendung, semua kita sudah seharusnya bisa menulis. Menulis apa saja, membebaskan isi hati isi pikiran. Inilah kesempatan kita juga untuk memiliki buku sendiri. Kenapa tidak? Kebutuhan Indonesia akan buku itu masih sangat banyak. Peluang masih terbuka lebar buat para penulis pemula.

Saya tak akan bosan bosannya mengajak pembaca sekalian untuk turut serta menulis dan menerbitkan buku. Ada orang orang yang siap mendukung dan membantu untuk belajar bersama hanya dengan bergabung dalam group di atas. Kenapa juga tidak dimanfaatkan peluang ini? Wujudkan keinginan memiliki buku menjadi tak lagi sebatas angan angan.

Mau?….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s