Ajari Aku Untuk Selingkuh (nanti)

Cinta itu Harta

Dinar tak pernah menyangka dan tak pernah menduga kalau dirinya sekarang terjerat rasa rindu yang menggebu gebu kepada Rico, sang manager!  Pertama kali Rico ditempatkan di kantor cabang tempat Dinar berkarier terasa ada getaran yang menyeruak saat Dinar memandang wajah ganteng atasannya tersebut.  Tapi Dinar segera menepis rasa itu, menganggapnya hanya sebagai kekaguman biasa terhadap pria yang kebetulan berwajah ganteng, tubuh tegap tanpa lemak diperut. Dengan wajah rupawan dan hidung mancung dan bekas cukuran di sekitar pipi dan rahang, memang terlihat Rico sangat jantan. Tak hanya itu, senyum manis dengan gigi berbaris rapi membuat Dinat terhanyut sesaat ketika mereka bersalaman saling memperkenalkan nama.

Dua tahun bekerjasama sebagai atasan dan bawahan, Rico dan Dinar sangat dekat satu sama lain. Kebetulan kantor cabang tersebut tidak memperkerjakan karyawan kantor hanya sedikit, kebanyakan  karyawan lainnya adalah orang lapangan dan marketing. Tak heran memang jika satu sama lain di kantor itu menjadi dekat satu sama lain termasuk dengan para office boy dan satpam. Tetapi itu hanya sebatas profesional kerja saja. Tak ada yang lain. Meskipun Dinar tetap mengagumi pesona atasannya tersebut, tapi Dinar tetap menahan jangan sampai mengubah rasa antara dirinya dengan sang manajer. Rupanya Rico tanggap memahami kondisi ini, Rico juga menjaga jarak dengan batas batas hubungan kerja saja.  Dinar dan Rico sudah sama sama menikah dan berkeluarga. Rico bahkan sudah memiliki sepasang buah hati dari istrinya yang cantik. Keluarga yang terlihat sangat harmonis. Berbeda dengan Dinar yang sudah menikah belasan tahun tapi belum dikarunia anak, meskipun Dinar sudah mencoba berbagai upaya pengobatan. Sayangnya usaha Dinar ini tak serta merta didukung oleh suaminya dalam hal pemeriksaan dirinya secara medis. Suami Dinar mengganggap Dinarlah yang salah, yang tak mampu memberinya keturunan. Inilah awal petaka itu bagi Dinar.

Dinar menikahi Sudung suaminya dengan alasan keuangan dan mencari sandaran hidup pada saat itu.  Dinar yang bertubuh elok, wajah di atas rata rata dengan tubuh semampai, kulit kuning langsat, dan bulu bulu halus ditangannya memang membuat Sudung kepincut gadis belia ini. Dinar memiliki mata bulat dengan alis mata lebat beriring dan senyum manis di bibir merah yang merekah. Sudung saat itu masih memiliki perusahaan yang sedang mati suri akibat terimbas krisis moneter meminang Dinar dengan bantuan keuangan dari keluarga besarnya. Dinar bisa memandang ke depan bahwa Sudung berpotensi  akan mengembalikan kesuksesan kejayaan perusahaan orangtuanya yang diturunkan kepadanya. Meskipun pada saat itu keadaan perusahaan Sudung masih jatuh bangun Dinar tetap menerima pinangan lelaki idamannya itu, meskipun tanpa rasa cinta!

Dinar  terlahir dari keluarga broken home, orangtuanya bercerai saat Dinar masih bayi. Dinar kecil diasuh oleh neneknya sampai Dinar menamatkan SMAnya di kampung. Tinggal bersama neneknya Dinar sebenarnya berkecukupan secara materi, tapi tidak dengan kasih sayang orangtuanya. Ayahnya sama sekali tak pernah melihat keadaannya sampai Dinar dewasa. Begitu juga ibunya yang pergi merantau ke ibukota dan menikah lagi. Entah apa yang menjadi pemicu perceraian orantuanya, neneknya tak pernah bercerita banyak. Neneknya hanya pernah berkata bahwa ayahnya takkan pernah sanggup menghidupi Dinar dan ibunya. Neneknya memang tak pernah merestui pernikahan kedua orangtua mereka karena alasan materi. Pada saat itu ayah Dinar hanyalah buruh tani yang jatuh cinta kepada kembang desa bernama Rona, ibu Dinar. Cinta yang bersemi diantara mereka membuat Rona nekad menikahi  Toga ayah Dinar. Tapi kehidupan mereka tak pernah semakin membaik, Toga tetaplah seorang pria miskin yang tak memiliki harta apa apa, selain menjadi buruh di penggilingan kopi milik saudaranya. Rona juga tak kuasa lagi menolak desakan ibunya untuk segera menceraikan suaminya itu. Rona akhirnya minggat ke ibukota meninggalkan Dinar bersama ibunya tanpa pamit lagi kepada suaminya Toga. Toga tak pernah kuasa mengambil putrinya Dinar dari genggaman ibu mertuanya, yang pada saat itu masih tergolong penguasa pasar di kampung mereka. Dinar, Rona, Toga, terpisah selama puluhan tahun. Dinarpun di asuh dan ditempa sesuai pola pikir sang nenek. Menjadi manusia  yang mandiri dan harus mampu menghasilkan duit untuk mencukupi kebutuhan hidup. Dinar tumbuh sebagai perempuan yang mengutamakan uang bukan cinta. Dinar tidak pernah mengerti apa itu cinta yang sesungguhnya yang dia tahu hanyalah bagaimana untuk bisa bertahan hidup dengan uang!

Inilah alasan Dinar menikahi Sudung suaminya sekarang. Dinar tak pernah menyesali itu, menikah tanpa cinta asalkan materi tercukupi sudah cukup bagi Dinar. Dinar tak ingin mengulangi kejadian yang terjadi pada ibunya, perceraian karena alasan materi yang tak mencukupi.  Dan neneknya telah menjadi panutan bagi Dinar untuk  memilih suami itu harus yang berduit. Puji, nenek Dinar dulu terlahir sebagai putri kaya raya, dan terpandang dikampungnya. Ayahnya seorang tuan tanah yang memiliki ladang seluas mata memandang  kehidupan Puji memang bak putri raja, segala kebutuhannya tersedia, temasuk memiliki asisten pribadi yang siap menemaninya ke mana saja. Toba adalah asisten yang sangat setia kepada tuannya, ayah Puji. Toba sangat penuh pengabdian kepada tuannya selama bertahun tahun. Sejak dia masih remaja dia sudah bersama tuannya dan melihat Puji kecil sampai mulai beranjak remaja. Rupanya Toba jatuh hati akan kecantikan dan kemolekan putri tuannya itu. Puji yang sudah mulai remaja juga merasakan getaran yang sama terhadap Toba pengasuhnya. Toba yang bertubuh tegap dan berwajah tampan itu membuat hatinya tak bisa menolak, ketika Toba mulai mendekati Puji dari hati ke hati. Toba tahu kalau dia tak mungkin melamar Puji sebagai istrinya, pasti akan ditolak oleh tuan. Toba sangat tahu diri, dia bukan siapa siapa, bahkan tak memiliki harta, apalagi tanah sepetakpun. Toba nekad membawa kabur Puji, dan mereka  menikah di perantauan jauh dari kampung halaman Puji. Mereka terdampar di perkambungan di daerha pegunungan yang dingin.

Sang tuan tanah murka begitu dia mengetahaui salah satu putrinya telah dibawa kabur oleh pekerjanya yang justru sangat dipercayanya sebagai asisten unutk menjaga putrinya. Sang tuan tanahpun membuat sumpah jika Toba berani menemuinya lagi dia akan membunuhnya. Sejak itu hubungan Puji dan orangtuanya terputus, mereka tak berani kembali ke tanah kelahirannya. Puji sangat yakin bahwa cinta pada mereka berdua bisa mampu untuk menjalani kehidupan mereka. Cinta di antara Toba dan Puji memang tak pernah surut. Denga kekuatan keduanya mereka saling topang menopang membangun kehidupan mereka. Mereka di karunia anak yang banyak, tigabelas putra putri lahir dari rahim Puji.

 

Bersambung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s