Flavius, Retaknya Kepingan Kepingan Kepribadian

Sahabat pembaca, ijinkan saya kali ini untuk menyajikan bedah buku, sebuah novel karya sahabat saya Alice Chen. Buku ini dipublish awal Agustus 2010 lalu oleh Penerbit Bisnis 2030. Buku ini ditulis dalam bentuk Novel Fiktif, di mana lokasi, nama dalam cerita, dan thema cerita ditulis berdasarkan imajinasi penulis.

Buku ini bercerita tentang seorang gadis, Flavius, yang memiliki tiga kepribadian ganda, Cleopatra, Nemesis, dan Hera. Saya baru mengetahui bentuk bentuk kepribadian ganda ini bisa muncul pada waktu yang berbeda, tergantung suasana hati dan lingkungan si penderita pada saat itu. Penyebab salah satunya adalah penolakan diri yang dialami penderita pada saat masih kecil dan terbawa terus hingga dewasa. Di sinilah kehebatan kemampuan penulis novel ini berimajinasi menuangkannya dalam bentuk cerita. Tiga kepribadian sekaligus secara bergantian, bayangkan kalau peletakan nama salah pada karakter yang berbeda,bisa repot ceritanya. Patut diapreasiasi karena tak semua kita bisa berimajinasi sejauh itu, menciptakan tiga karakter dalam satu pribadi. Saya sendiri secara pribadi terbawa imajinasi ke jaman Mesir Kuno saat membaca munculnya karakter karakter itu .

Flavius

Flavius Retaknya Kepingan Kepingan Kepribadian

Gaya bahasa kepenulisan novel ini sangat sederhana, tak beda jauh dari bahasa yang kita gunakan sehari hari. Percakapan dalam novel ini enak untuk disimak, dan diikuti tanpa harus mengernyitkan dahi. Alur ceritanya pun mengalir dari awal hingga akhir, beberapa babak cerita menggunakan alur cerita maju mundur atau flashback. Memang sedikit menimbulkan rasa penasaran, karena cerita digantung di akhir babak, yang membuat pembaca ingin segera mengikuti babak lanjutannya. Pola kalimatnya yang sederhana, membuat cerita ini hidup dengan humor yang kadang kelihatan sedikit konyol. Pemilihan kata katanya pun sangat akrab di telinga kita sehari hari.

Novel ini terdiri dari sembilan belas babak, dengan tebal 147 halaman. Sampul berwarna ungu muda dengan gambar tiga perempuan yang sama tapi dengan warna yang berbeda, menunjukkan tiga karakter yang berbeda tadi. . Bagi penikmat novel saya sarankan membacanya untuk mendapatkan sense yang berbeda dari novel novel lain yang sudah ada. Walaupun novel ini bukan best seller seperti novel novel penulis kawakan yang sudah populer terlebih dahulu, saya yakin penulis ini pun mempunyai potensi yang sama untuk menciptakan novel novel berkualitas,nantinya! Buku ini juga bisa jadi bahan acuan buat para penulis novel tingkat pemula. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s