Jokowi

Jokowi

Salah satu figur yang sangat menarik yang saya ikuti selama mengikuti kampanye PilGub DKI putaran kedua ini adalah sosok Jokowi. Apa yang membuat saya tertarik untuk membuat satu catatan khusus tentang beliau, adalah kepopulerannya di mata rakyat kecil terutama kaum pedagang kaki lima. Ada orang bilang saya salah satu timsuksesnya yang saya jawab bukan! Ada juga yang bilang saya lagi keranjingan bicara politik, saya sanggah juga tidak! Saya hanya mendengar,membaca, menonton,menyimak,melihat,mengamati,menganalisa fenomena yang terjadi masyarakat kita akhir akhir ini. Ada satu kehausan di masyarakat kita ini akan sosok atau figur yang pro kerakyatan. Sosok yang mau perduli apa maunya rakyat, bukan apa maunya pemerintah. Inilah yang sangat langka sekarang ini.

Secara umum orang banyak memperebutkan kedudukan dengan mengorbankan materi yang kemudian menggantinya dengan materi yang didapatkan selama menjabat. Praktek korupsi sangat rentan dengan cara perebutan kedudukan dengan cara ini. Sangat berbeda dengan dengan yang dilakukan Jokowi, untuk menduduki satu jabatan beliau justru disumbang oleh rakyat banyak untuk bisa menjalankan kampanye dalam memenangkan pemilukada nanti. Bahkan dari berita yang saya dengar Jokowi tidak pernah mengambil gajinya selama kepemimpinannya menjadi walikota Solo, karena menurut beliau ada pihak yang lebih memerlukannya.

Kesederhanaan dan keramahan Jokowi ini pulalah yang membuat saya memburu berita atau penampilan beliau di media. Ketenangan dan cara berbicara yang santun serta penggunaan bahasa yang sederhana yang mudah dimengerti membuat berita politik menjadi enak untuk diikuti. Beliau seperti pengajar saat mempresentasikan konsep konsep yang dia miliki. Tak membosankan mendengarkannya karena mudah dipahami. Selain itu beliau juga menceritakan hal hal lucu yang pernah beliau alami, menunjukkan sisi sisi humoris seorang Jokowi.Jauh dari gambaran seorang politisi yang selalu debat dan bicara ngotot ngototan yang selama ini saya tonton di media layar kaca. Dan Jokowi tak beranggapan dirinya adalah bukan seorang politisi. Sungguh satu kerendahan hati dari seorang calon pemimpin bangsa yang sangat diidamkan masyarakat banyak.

Terlepas dari partai yang mendukung Jokowi dalam pencalonan beliau sebagai Calon pemimpin ibukota yang baru, saya mencoba memisahkannya menjadi sebuah tulisan yang hanya mengedepankan sosok beliau saja. Artinya sosok Jokowi akan tetap diterima masyarakat banyak ada atau tidak ada partai yang mendukungnya. Saya bisa jamin itu, karena beliau memiliki sistim yang siap dijual dan telah berhasil diterapkan dalam peningkatan kesejahteraan rakyat. Jokowi juga pernah mengatakan bahwa yang terutama itu adalah sistim bukan figur. Artinya jika sistim yang diciptakan itu baik, maka siapapun figur yang menjalankannya hasilnya akan tetap baik. Inilah yang membedakan Jokowi dengan pemimpin lain. Beliau mampu menciptakan sistim sekaligus menjalankannya dengan baik, dan berhasil. Dan sistim yang dimiliki beliau adalah sistim yang prokerakyatan. Inilah yang menarik untuk disimak menurut saya. Beliau telah berhasil memenangkan hati rakyat banyak dengan kebijakan kebijakan dan dialog dialog yang selama ini yang telah beliau lakukan. Komunikasi dua arah dan mau mendengarkan itulah kunci kesuksesan Jokowi menurut saya.

Berikut saya sajikan juga cuplikan sosok beliau :
Ir. H. Joko Widodo (lahir di Surakarta, 21 Juni 1961; umur 51 tahun)[1], lebih dikenal dengan nama julukan Jokowi, adalah Walikota Surakarta (Solo) selama dua kali masa bakti 2005-2015. Dalam masa jabatannya, ia diwakili F.X. Hadi Rudyatmo sebagai wakil walikota. (Wikipedia)
Pendidikan:
• SDN 111 Tirtoyoso, Solo
• SMPN 1 Solo
• SMAN 6 Solo
• Fakultas Kehutanan UGM (lulus tahun 1985)
Penghargaan :
Penghargaan Personal
• 10 Tokoh di Tahun 2008 oleh Majalah Tempo
• Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta Award
• Bung Hatta Anticorruption Award (2010)
• Charta Politica Award (2011)
• Wali Kota teladan dari Kementerian Dalam Negeri (2011)

Kota Solo di Masa Kepemimpinan Jokowi:
• Kota dengan Tata Ruang Terbaik ke-2 di Indonesia
• Piala dan Piagam Citra Bhakti Abdi Negara dari Presiden Republik Indonesia (2009), untuk kinerja kota dalam penyediaan sarana Pelayanan Publik, Kebijakan Deregulasi, Penegakan Disiplin dan Pengembangan Manajemen Pelayanan
• Piala Citra Bidang Pelayanan Prima Tingkat Nasional oleh Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia (2009)
• Penghargaan dari Departemen Keuangan berupa dana hibah sebesar 19,2 miliar untuk pelaksanaan pengelolaan keuangan yang baik (2009)
• Penghargaan Unicef untuk Program Perlindungan Anak (2006)
• Indonesia Tourism Award 2009 dalam Kategori Indonesia Best Destination dariDepartemen Kebudayaan dan Pariwisata RIbekerjasama dengan majalah SWA.
• Penghargaan Kota Solo sebagai inkubator bisnis dan teknologi (2010) dari Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI)
• Grand Award Layanan Publik Bidang Pendidikan (2009)
• 5 kali Anugerah Wahana Tata Nugraha (2006-2011) – Penghargaan Tata Tertib Lalu Lintas dan Angkutan Umum
• Penghargaan Manggala Karya Bhakti Husada Arutala dari DepKes (2009)
• Kota Terfavorit Wisatawan 2010 dalam Indonesia Tourism Award 2010 yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.
• Pemerintah Kota Solo meraih penghargaan kota/kabupaten pengembang UMKM terbaik versi Universitas Negeri Sebelas Maret alias UNS SME’s Awards 2012
• Penghargaan dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono sebagai salah satu kota terbaik penyelenggara program pengembangan mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) 2011.
• Penghargaan Langit Biru 2011 dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk kategori Kota dengan kualitas udara terbersih
• Penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudoyono dalam bidang Pelopor Inovasi Pelayanan Prima (2010). (Kompas)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s